Bagian-Bagian Tulang Keras

Bagian-Bagian Tulang Keras

Bagian-Bagian Tulang Keras

Bagian-Bagian Tulang Keras
Bagian-Bagian Tulang Keras

Sel

Sel penyusun sel tulang diantaranya:

Osteoblas yaitu sel tulang yang bercabang dam berfungsi untuk mendekresi matriks seluler. Osteoblas akan bermetamorfosis osteosit ketika terperangkap dalam matriks yang disekresikannya. Sel ini penting dalam pertumbuhan dan perkembangan jaringan tulang keras.

Osteoklas yaitu sel tulang yang motil, bercabang dengan 5-50 atau lebih intisel. Sel ini berasal dari fusi banyak monosit yang mempunyai tugas dalam fagosit.

Osteosit yaitu sel tulang yang berada dalam lakuna sistem havers tulang keras. Sel ini berasal dari differensiasi sel osteoblas. Ini berperan dalam menjaga matriks ekstraseluler tetap padat. Jika sel ini mati, maka akan menimbulkan penguraian matrik esktraseluler.

Matriks Ekstraseluler

Matriks ekstraseluler yakni cairan yang mengandung senyawa organik yang dihasilkan oleh sel tulang keras. Mtriks tulang ini mengandung serat kolagen dan beberapa senyawa organik. Klasifikasi tulang keras menimbulkan adanya senyawa kalsium karbonat dan kalsium fosfat dalam matriks tulang keras ini dan dengan adanya kalsifikasi tersebut juga menimbulkan matriks tulang keras menjadi padat dan juga besar lengan berkuasa yang membedakannya dengan kartilago.

Sel-sel yang ada dalam tulang membentuk suatu sistem yang disebut dengan sistem havers. Di setiap sistem havers terdiri atas:

Lakuna

Lakuna yaitu membran yang membungkus osteosit. Fungsi lakuna yakni melindungi sel osteosit dan memisahkannya dari matriks ekstraseluler.

Kanalikuli

Kanalikuli yaitu percabangan dari membran lakuna yang bekerjasama dengan percabangan lakuna lainnya.

Lamella 

Lamella yaitu hubungan antara lakuna yang satu dengan lakuna lainnya.

Saluran havers

Saluran havers mengandung pembuluh darah dan saraf. Ini berfungsi sebagai mengangkut nutrisi ke sel tulang dan mengangkut limbah metabolisme dari sel tulang.

Tulang keras dilindungi oleh jaringan ikat longgar yang berfungsi memberi nutrisi dan mengatur kebutuhan osteoblas dalam proses perbaikan atau pertumbuhan dan perkembangan. Berdasarkan letaknya dibedakan menjadi 2 yaitu :

  1. Periosteum yaitu lapisan belahan luar tulang keras yang terdiri atas serat kolagen dan fibroblas
  2. Endosteum yaitu lapisan belahan dalam tulang keras yang terdiri atas selapis sel osteoprogenitor atau bentuk gelendong yang gepeng.

 

Baca Artikel Lainnya: