Filsafat Pendidikan Esensialisme

Filsafat Pendidikan Esensialisme

Pendidikan

Filsafat Pendidikan Esensialisme Esensialisme adalah pendidikan yang didasarkan kepada nilai-nilai kebudayaan yang telah ada sejak awal peradaban umat manusia. Esensialisme muncul pada zaman Renaissance dengan ciri-ciri utama yang berbeda dengan progresivisme. Perbedaannya yang utama ialah dalam memberikan dasar berpijak pada pendidikan yang penuh fleksibilitas, dimana terbuka untuk perubahan, toleran dan tidak ada keterkaitan dengan doktrin

Hakikat Aliran Filsafat Esensialisme

Hakikat Aliran Filsafat Esensialisme

Pendidikan

Hakikat Aliran Filsafat Esensialisme Filsafat pendidikan merupakan salah satu bagian dari berbagai cabang-cabang filsafat. Filsafat pendidikan adalah sebuah hal yang fenomenal dan berpengaruh dalam kehidupan manusia saat ini. Filsafat pendidikan dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan normatif dalam bidang pendidikan yang merumuskan kaidah-kaidah norma atau ukuran tingkah laku perbuatan yang dilaksanakan oleh manusia dalam hidup dan

STEREOTIP, PRASANGKA, DAN DISKRIMINASI

STEREOTIP, PRASANGKA, DAN DISKRIMINASI

Pendidikan

STEREOTIP, PRASANGKA, DAN DISKRIMINASI Banyak orang menyamakan penggunaan kata prasangka dan diskriminasi. Padahal, secara konseptual, dua kata tersebut memiliki pengertian yang benar-­benar berbeda. Prasangka adalah sebuah sikap (biasanya bersifat negatif) ditujukan bagi anggota-anggota beberapa kelompok, yang didasarkan pada keanggotaannya dalam kelompok. Dengan kata lain, jika seseorang memiliki prasangka pada seseorang, maka prasangka yang muncul didasarkan

Dasar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Dasar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Pendidikan

Dasar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pengembangan Program kegiatan belajar/kurikulum bagi anak usia dini dikembangkan berdasarkan sejumlah pendekatan yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan anak usia dini. Dalam penelitian ini pendekatan yang akan digunakan dalam pengembangan program kegiatan belajar adalah berdasarkan teori perkembangan anak (child developmental, theories), pendekatan kelas berpusat pada anak (child

IMPLIKATUR DAN KONTEKS

IMPLIKATUR DAN KONTEKS

Pendidikan

IMPLIKATUR DAN KONTEKS Konsep tentang implikatur kali petama dikenalkan oelh H.P. Grice (1975) untuk memecahkan masalah tentang makna bahasa yang tidak dapat diselesaikan dengan teori semantik biasa. Brown dan Yule (dalam Rani dkk 2006:170) menyampaikan bahwa implikatur dipakai untuk memperhitungkan apa yang disarankan atau apa yang dimaksud oleh penutur sebagai hal yang berbeda dari apa

sajak-sajak

sajak-sajak

Pendidikan

sajak-sajak Manusia fabel manusia-manusia terlahir kembali dalam dunia yang entah mereka duduk dalam singgasana istana penuh tahta kata-kata penuh kuasa otak-otak kerdil bergelar doktor omnivora memangsa makhluk-makhluk kecil mengenyangkan perut semakin membuncit manusia-manusia menjelma fabel mengaum serupa macan melolong serupa serigala menggonggong serupa anjing tiada lagi diskusi taring dan kuku jari adalah senjata undang-undang menjadi

Pengertian Premis

Pengertian Premis

Pendidikan

Pengertian Premis Premis ialah pernyataan yang digunakan sebagai dasar penarikan kesimpulan. Merupakan kesimpulan yang ditarik berdasarkan premis mayor dan premis minor. Subjek pada kesimpulan itu merupakan term minor. Term menengah menghubungkan term mayor dengan term minor dan tidak boleh terdapat pada kesimpulan. Perlu diketahui, term ialah suatu kata atau kelompok kata yang menempati fungsi subjek

Pengertian Entimem

Pengertian Entimem

Pendidikan

Pengertian Entimem Entimem Di atas telah disinggung bahwa silogisme jarang sekali ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam tulisan pun, bentuk itu hampir tidak pernah digunakan. Bentuk yang biasa ditemukan dan dipakai ialah bentuk entimem. Entimem ini pada dasarnya adalah silogisme. Tetapi, di dalam entimem salah satu premisnya dihilangkan/tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui. Contoh:

Pengertian Silogisme

Pengertian Silogisme

Pendidikan

Pengertian Silogisme Silogisme Silogisme merupakan suatu cara penalaran yang formal. Penalaran dalam bentuk ini jarang ditemukan/dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Kita lebih sering mengikuti polanya saja, meskipun kadang-kadang secara tidak sadar. Misalnya ucapan “Ia dihukum karena melanggar peraturan “X”, sebenarnya dapat  kita kembalikan ke dalam bentuk formal berikut: a. Barang siapa melanggar peraturan “X” harus dihukum.