Umum

Dikotil

Dikotil

Pada biji dikotil akan didapatkan dua keping atau daun biji. Itulah ciri pokok dari tumbuhan dikotil. Selain itu, secara umum pada batang tumbuhan dikotil didapatkan cabang, serta memiliki sistem perakaran tunggang. Tumbuhan dikotil memiliki sistem tulang daun menyirip atau menjari. Baik di dalam akar ataupun batang akan dijumpai adanya kambium yang memiliki fungsi untuk pertumbuhan. Selain tumbuh memanjang, tumbuhan dikotil juga mengalami pertumbuhan membesar atau melebar, dikarenakan aktivitas kambium. Berkas pembuluh angkut xylem dan floem tersusun teratur dalam satu lingkaran. (Suwarno, 2009)

Berikut ini adalah famili-famili tumbuhan dikotil:

  1. a)Euphorbiaceae, contohnya karet.
  2. b)Moraceae, contohnya beringin.
  3. c)Papilionaceae, contohnya kacang tanah.
  4. d)Labiatae, contohnya kentang.
  5. e)Convolvulaceae, contohnya kangkung.
  6. f)Apocynaceae, contohnya kamboja.
  7. g)Rubiaceae, contohnya kopi.
  8. h)Verbenaceae, contohnya jati.
  9. i)Myrtaceae, contohnya cengkeh.
  10. j)Rutaceae, contohnya jeruk.
  11. k)Bombacaceae, contohnya durian.
  12. l)Malvaceae, contohnya waru.
  13. m)Mimosaceae, contohnya putri malu.
  14. n)Caesalpiniaceae, contohnya asam. (Suwarno, 2009)
  15. Daur Hidup Spermatophyta

a.    Reproduksi Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka)

Gymnospermae bereproduksi secara generatif (seksual) dengan membentuk biji. Alat reproduksinya berupa strobilus terbentuk ketika tumbuhan sudah dewasa. Gymnospermae mengalami pembuahan tunggal. Berikut ini adalah gambar daur hidup gymnospermae (pinus)

Gambar.8. Daur Hidup Gymnospermae (Pinus)
b.    Reproduksi Angiospermae Tumbuhan Berbiji Tertutup

Angiospermae memiliki alat perkembangbiakan berupa bunga. Reproduksi pada Angiospermae diawali dengan adanya proses penyerbukan (menempelnya serbuk sari pada kepala putik) dan proses pembuahan (penyerbukan sel telur dan kantong lembaga pada bakal biji dengan inti yang berasal dari serbuk sari). Selanjutnya zigot berkembang menjadi embrio dan kemudian menjadi buah. Berikut adalah gambar siklus hidup Angiospermae

Peranan Plantae bagi Kelangsungan Hidup di Bumi

  1. Peranan Tumbuhan Lumut

Dalam kehidupan, tumbuhan lumut juga memiliki manfaat, di antaranya adalah:

  1. Dalam ekosistem yang masih alami, lumut merupakan tumbuhan perintis karena dapat melapukkan batuan sehingga dapat ditempati oleh tumbuhan yang lain.
  2. Lumut dapat menyerap air yang berlebih, sehingga dapat mencegah terjadinya banjir.
  3. Lumut jenis Marchantia polymorpha dapat digunakan sebagai obat radang hati.
  4. Lumut Sphagnum dapat dijadikan sebagai bahan pengganti kapas untuk industri tekstil. (Suwarno, 2009)
Pos-pos Terbaru

Similar Posts