Dinas Pendidikan Jawa Barat Tidak Berpolitik

Dinas Pendidikan Jawa Barat Tidak Berpolitik

Dinas Pendidikan Jawa Barat Tidak Berpolitik

 

Dinas Pendidikan Jawa Barat Tidak Berpolitik

BANDUNG, DISDIK JABAR

Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) menyatakan netral dan tidak terlibat dalam politik ataupun Pilkada Jawa Barat. Gerakan tangan yang ditunjukkan selama ini tidak berkaitan dengan pasangan calon tertentu di Pilkada Jawa Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Kadisdik Jabar)

Ahmad Hadadi, menyatakan dengan tegas pihaknya tidak pernah mentolelir personel Disdik Jabar untuk berpartisipasi dalam politik praktis. Hal tersebut disampaikan Kadisdik Jabar dalam jumpa pers di SMKN 12, Jalan Pajajaran, Senin 2 April 2018.

Kadisdik Jabar

Ahmah Hadadi, menegaskan siap diklarifikasi terkait beberapa foto dirinya yang mengacungkan jarinya seperti memberikan dukungan terhadap salah satu pasangan calon. Dikatakan Kadisdik Jabar Ahmad Hadadi, beberapa salam genre dalam beberapa program unggulan di Disdik Jabar memang mudah ditafsirkan menjadi hal-hal yang berkaitan dengan politik praktis. Misalnya, salam untuk program literasi dan sekolah ramah anak yang ditunjukkan dengan gerakan tangan.

“Saya tidak pernah merasa melakukan politik praktis apa lagi di lingkungan pendidikan. Jika ada foto yang beredar saya mengacungkan tiga jari, waktu itu kamis memang memiliki beberapa jargon di Disdik. Seperti acungan jempol untuk Jabar juara, tiga jari untuk salam genre, dan salam-salam lainnya,” ucap Kadisdik menegaskan.

Selama kampanye pihaknya sudah melarang sekolah menerapkan salam tersebut

Ia menduga ada yang memanfaatkan momen itu dengan menuding Ahmad Hadadi dan Disdik Jabar seolah-olah mendukung salah satu pasangan calon.

Ahmad Hadadi juga mengaku pihaknya telah mengirimkan surat edaran tentang larangan politik praktis itu. Bahkan telah menyampaikan arti gerakan tangan itu kepada DPRD ? Jawa Barat. “Supaya mereka tidak menafsirkan kami ikut berpolitik,” ujar Kadisdik Jabar Ahmad Hadadi.

 

Artikel Terkait: