Pendidikan

Guru PAUD Minta Ade Yasin Naikkan Insentif Mengajar

Guru PAUD Minta Ade Yasin Naikkan Insentif Mengajar

Guru PAUD Minta Ade Yasin Naikkan Insentif Mengajar

Guru PAUD Minta Ade Yasin Naikkan Insentif Mengajar
Guru PAUD Minta Ade Yasin Naikkan Insentif Mengajar

Bupati Bogor Ade Yasin dicurhati oleh warga Tenjolaya saat melakukan peninjauan

di halaman kantor Kecamatan Tenjolaya, Rabu (11/12).  Seorang guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bernama Ida meminta agar insentif untuk guru PAUD bisa ditambah karena gaji mereka tergantung jumlah murid yang diajarnya.

“Semoga ada kebijakan dari ibu Bupati agar insentif bagi guru PAUD bisa ditambah,” pintanya.

Saat itu juga Ade Yasin langsung memberi respon. Menurutnya Pemkab sedang berusaha menaikkan insentif tenaga pendidik di Kabupaten Bogor karena pendidikan sangat penting dalam  menciptakan generasi penerus bagi Indonesia.

“Kita akan terus berusaha untuk menaikkan insentif secara bertahap karena pembangunan akan berjalan bila perangkatnya mendapatkan perhatian,” ujarnya.

Ade Yasin juga menjelaskan, pada tahun depan  pihaknya telah menggelontorkan anggaran di APBD 2020

untuk membantu pondok pesantren yang tidak layak huni  sebesar Rp10 miliar. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada pesantren yang sudah terdaftar.

Saat ini kata Ade Yasin, sudah ada 20 pesantren yang akan mendapat bantuan di tahun 2020. Setiap pesantren dapat bantuan sebesar Rp 500 juta.

“Sebanyak  20 pesantren dulu yang kita bantu. Karena pesantren tersebut sudah punya legalitas hukum,” kata Ade Yasin. Dia menjelaskan, yang akan mendapat bantuan pemerintah adalah pesantren yang sudah memiliki legalitas atau badan hukum.

Dalam upaya memudahkan para pemilik pondok pesantren, pihaknya bekerja sama dengan MUI Kabupaten Bogor untuk mendata pesantren yang belum memiliki badan hukum.

“Biaya membuat badan hukum kami gratiskan,” kata Ade Yasin.

Sementara itu, untuk bidang kesehatan salah seorang warga masyarakat bernama Hendra

meminta agar program Bupati Bogor, yakni kartu sehat agar  tepat sasaran atau kepada orang yang betul-betul kurang mampu karena untuk Kecamatan Tenjolaya  sendiri masih banyak yang belum mendapatkannya.

Bupati Bogor langsung memerintahkan camat Tenjolaya Farid Ma’ruf dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk mengecek program kartu sehat yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu jangan sampai salah sasaran.

“Kepada pak Camat dan dari Dinas Kesehatan saya minta kembali data ulang penerima kartu sehat di Kecamatan Tenjolaya, berapa yang masih dibutuhkan dan tepat sasaran kah penerima kartu sehat tersebut,” pinta Ade Yasin.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/

Similar Posts