Hama Penyakit Ikan Gurami

Hama Penyakit Ikan Gurami

Hama Penyakit Ikan Gurami

Hama Penyakit Ikan Gurami

Pada kesempatan kali ini blog BukaMata akan membahas mengenai hama dan penyakit ikan gurami semoga dapat memberi manfaat.

Hama Penyakit Ikan Gurami

Penyakit Gurami

Penyebab matinya ikan gurami adalah penyakit yg disebut penyakit yg disebabkan non parasiter & penyakit yg disebabkan parasit. Gangguan non parasiter misalnya berupa pencemaran air karena adanya gas beracun yg berupa asam belerang atau amoniak; kerusakan akibat penangkapan atau kelainan tubuh karena keturunan. Cara penanggulangannya adalah dengan mendeteksi keadaan kolam gurami & perilaku ikan.

Tetapi diperlukan pengetahuan & pengalaman yg cukup untuk mengetahuinya. Ikan gurame yg sakit biasanya menjadi kurus & lamban gerakannya. Sedangkan gangguan lain yg berupa penyakit parasiter, misalnya diakibatkan oleh bakteri, virus, jamur & berbagai mikroorganisme lainnya.

Jika ikan gurami terkena penyakit yg disebabkan parasit, dpt dikenali sbb:

Penyakit pada insang ikan; tutup insang mengembang. Lembaran insang menjadi pucat, kadang-kadang tampak semburat merah & kelabu
Penyakit pada kulit; pada bagian-bagian tertentu berwarna merah terutama di bagian dada, perut & pangkal sirip.

Penyakit pada organ dalam; perut ikan membengkak, sisik berdiri. Pencegahan timbulnya penyakit ini dpt dilakukan dengan mengangkat ikan & melakukan penjemuran kolam beberapa hari agar parasit pada segala stadium mati. Parasit yg menempel pada tubuh ikan dpt disiangi dengan pinset.

Pengobatan pakan Ikan

Pengobatan bagi ikan-ikan yg sdh cukup memprihatikan keadaannya, dpt dilakukan dengan menggunakan bahan kimia diantaranya:

a). Pengobatan dengan Kalium Permanganat (PK). Caranya adalah sediakan air sumur atau sumber air lainnya yang bersih di dalam bak penampungan. Buatlah larutan PK sebanyak 2 gram/10 liter atau 1,5 sdt/100 l air. Kemudian rendam ikan gurami yang akan diobati ke dalam larutan tersebut selama kuramg lebih 30-60 menit dengan diawasi terus menerus. Bila belum sembuh betul, pengobatan ulang dapat dilakukan 3 atau 4 hari kemudian.

b). Pengobatan dgn Neguvon. Ikan direndam pada larutan neguvon 2-3,5% sekitar 3 mernit. Untuk memberantas parasit, bahan tersebut dilarutkan dalam air hingga konsentrasi 0,1% Neguvon lalu disiramkan ke dalam kolam yang telah dikeringkan. Biarkan selama 2 hari.

c). Pengobatan dengan garam dapur. Hal ini dilakukan di pedesaan yang sulit mendapatkan bahan-bahan kimia. Caranya:Siapkan wadah yang diisi air bersih. setiap 100 cc air bersih dicampurkan 1-2 gram (NaCl), diaduk sampai rata; ikan yang sakit direndam dalam larutan tersebut.

Tetapi karena obat ini berbahaya, lamanya perendaman cukup 5-10 menit saja. Setelah itu segera ikan dipindahkan ke wadah yang berisi air bersih untuk selanjutnya dipindahkan kembali ke dalam kolam; pengobatan ulang dapat dilakukan 3-4 hari kemudian dengan cara yang sama.

Hama Gurami

Bagi benih gurame musuh yang paling utama adalah gangguan dari ikan liar/pemangsa dan beberapa jenis ikan peliharaan seperti tawes, gurame dan sepat. Musuh lainnya adalah biawak, katak, ular dan bermacam-macam burung pemangsa.

Sumber: https://www.kebun.co.id/