Lada Fest 2018, Upaya UPI Lestarikan Lagu Daerah

Lada Fest 2018, Upaya UPI Lestarikan Lagu Daerah

Lada Fest 2018, Upaya UPI Lestarikan Lagu Daerah

Lada Fest 2018, Upaya UPI Lestarikan Lagu Daerah
Lada Fest 2018, Upaya UPI Lestarikan Lagu Daerah

Guna mengembangkan ekstrakurikuler sebagai bagian dari pendidikan vokasional.

 

Setiap tahunnya, Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta memiliki agenda rutin menggelar berbagai lomba ekstrakurikuler, baik itu di bidang kesenian, olahraga, Pramuka, dan lainnya.

Khusus di tahun 2018 ini, mahasiswa UPI Kampus Purwakarta menggelar lomba lagu daerah antarsiswa SD/MI dengan tema “Lada Fest 2018, Bernada Berirama untuk Nusantara”.

Tercatat, ada 45 SD/MI se-Purwakarta dan 1 SD dari Kabupaten Karawang yang ikut ambil bagian pada lomba lagu daerah yang digelar di Aula UPI Kampus Purwakarta Jalan Veteran Purwakarta ini.

Wakil Direktur UPI Kampus Purwakarta DR H Agus Muharam M.Pd mengatakan, melalui ajang ini

mahasiswa dituntut untuk kreatif. “Sebelumnya, para mahasiswa telah membimbing dan melatih anak-anak di sekolahnya masing-masing untuk tampil di ajang ini,” kata Agus, Jumat (23/3).

Selain melatih, para mahasiswa ini juga ada yang mendandani, membuat kostum, bahkan ada juga yang menanggung ongkos perjalanan dari sekolah ke tempat lomba.

“Saya ucapkan terimakasih kepada pihak sekolah dan orangtua siswa yang sudah memberikan dukungannya, sehingga Lada Fest 2018 ini dapat berlangsung dengan sukses dan lancar,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Lada Fest 2018 Lutfi Haidar Ummah menyebutkan, ke-46 peserta

yang tampil berasal dari Karawang 1 sekolah, Kecamatan Jatiluhur 3 sekolah, Kecamatan Purwakarta 41 sekolah, Kecamatan Campaka 1 sekolah, dan Kecamatan Babakan Cikao 1 sekolah.

“Para siswa yang tampil di Lada Fest 2018 ini sebelumnya sudah mendapat pembinaan dan berlatih selama 1,5 bulan. Untuk dapat tampil di Lada Fest ini peserta tidak dipungut biaya apa pun alias gratis,” ujarnya.

Dijelaskannya, setiap tim diberikan waktu selama lima menit untuk tampil. “Rata-rata tim membawakan lima lagu daerah. Ada pun kriteria penilaian meliputi vokal, kekompakan, dan keserasian,” kata Lutfi.

Hadir sebagai juri, sambungnya, di antaranya Hayani Wulandari M.Pd yang merupakan dosen seni musik, Hj Rini M.Pd yang merupakan Wakil Sekretaris ICMI yang juga Kepala SMK Campaka, dan Bambang Widjayadikusumah mewakili mahasiswa yang juga Ketua Kubus.

“Ketiga juri yang menentukan juara 1, 2, dan 3 serta harapan 1, 2, dan 3. Para pemenang akan mendapatkan piala dan sertifikat yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta H Purwanto,” ujarnya

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/sejarah-radiologi/