LAYANAN MOBILE BANKING BERBASISKAN TEKNOLOGI WIRELESS

LAYANAN MOBILE BANKING BERBASISKAN TEKNOLOGI WIRELESS

LAYANAN MOBILE BANKING BERBASISKAN TEKNOLOGI WIRELESS

LAYANAN MOBILE BANKING BERBASISKAN TEKNOLOGI WIRELESS
LAYANAN MOBILE BANKING BERBASISKAN TEKNOLOGI WIRELESS
PERANGKAT LUNAK UNTUK LAYANAN MOBILE BANKING BERBASISKAN TEKNOLOGI WIRELESS APLICATION PROTOCOL (WAP)
Teknologi Wireless Aplication Protocol (WAP) merupakan penggabungan atas tiga buah teknologi jaringan yang sedang berkembang pesat, yaitu : wireless data, telepon, dan Internet. Teknologi WAP muncul untuk menjawab ketergantungan akan informasi yang makin tinggi, dengan memberikan layanan internet lewat mobile devices, seperti PDA, telepon selular, dll. Sehingga dengan teknologi ini informasi bisa diakses dimana saja dan kapan saja tanpa memerlukan sambungan kabel. Kemampuan ini membuat kalangan bisnis berlomba-lomba menyajikan layanannya dengan menggunakan teknologi ini. Mobile banking (m-banking) merupakan salah satu layanan yang disajikan  selain mcommerce, mportal, dll. dengan memanfaatkan teknologi ini. M-Banking juga merupakan hasil kondisi  makin ketatnya layanan dunia perbankan, yang mana masing-masing bank, untuk memenangkan persaingan, makin memanjakan nasabahnya. Nasabah makin mudah melakukan transaksi tanpa harus pergi ke bank dan terikat oleh jam layanan bank. Dalam Penelitian ini, akan dibuat perangkat lunak yang mampu menjalankan aplikasi m-banking dengan berbagai layanan keuangan yang biasanya diberikan oleh bank. Dengan Penelitian ini nantinya dapat dilihat bagaimana implementasi dari sistem layanan aplikasi m-banking.

manfaat dan fungsi dari mobile banking

Teknologi 3G bukan saja berperan besar dalam aplikasi kebutuhan rumah-tangga tetapi juga pada bidang komersial atau bisnis . Aplikasi 3G telah dan akan terus mendorong terwujudnya mobile office (wireless connectivity & mobile internet) ataupun mobile banking and financial information.Lahirnya Mobile office berbasis 3G akan sangat memungkinkan pebisnis melakukan deal-business atau mengerjakan berbagai proyek-nya dimana saja, kapan saja dan kepada siapa saja. Sebab, teknologi 3G sangat mungkin untuk menerima dan memenuhi order bisnis, membuat dan menyajikan ilustrasi produk/jasa, mengelola data manajemen dan menyediakan after sales services hingga membuat laporan keuangan secara akurat. Kemampuan mobile internet bahkan telah meniadakan jarak antara lembaga bisnis dengan para stakeholder-nya ( customers, pemegang saham, karyawan ) dan lingkungan eksternal dari lembaga bisnis seperti : regulator, pemasok dan pesaing.
Mobile banking dan financial information bahkan memudahkan pebisnis dan investor dapat saling berinteraksi secara real-time dalam halpembayaran, penagihan, dokumentasi-transaksi, penambahan modal kerja hingga kebutuhan informasi tentang perkembangan hasil investasi yang terkini. Kemuktahiran ini dapat menghemat overhead cost antara lain karena tergantikannya peran tenaga kerja manusia (human capital), optimalisasi upaya paper-less, efisiensi biaya printing dan biaya courier.
Dalam bidang bisnis, teknologi berbasis 3G juga dapat diaplikasi pada aspekmultimedia and imaging yang diwujudkan dalam bentuk : video conferencing (real time translation of multi-language & voice recognition), database e-mail atau video telephony. Video conferencing dapat menurunkanbiaya-biaya ekstra bagi bisnis antara lain biaya penyelenggaraan rapat kerja regular (yang notabene penuh dengan acara seremonial) malah dapat dihemat. Waktu yang bagi pebisnis amat berharga bahkan lebih dapat dioptimalkan untuk kepentingan lain, misalnya digunakan untuk melakukan riset dan pengembangan atau social responsibility activities yang hingga dewasa ini masih merupakan “barang-langka” bagi kebanyakan pebisnis yang berorientasi “profit” semata.
Salah satu manfaat adanya video-telephony yang berbasis 3G adalah dapat ditingkatkannya fungsi pengawasan dari HRD Department bersama paradirect-supervisor kepada sub-ordinates-nya. Dengan cara melakukan komunikasi via telepon selular yang berbasis 3G dan mempunyai fitur video telephony seorang atasan dapat dengan mudah mengetahui dimana dan aktifitas apa yang sedang dikerjakan bawahannya ketika berada pada jarak yang jauh diluar jangkauan sang atasan. Tidak ada lagi alasan atau manipulasi dari bawahan ketika tidak berada di kantor, apakah : berpura-pura sakit, belanja di mal, ikut demo, mangkir berjamaah atau tengah melakukan proses seleksi di perusahaan pesaing karena video-telephonydapat menjadi saksi untuk segala kegiatannya.