Kuliner

Menjadikan Birokrasi Sebagai Institusi Terbuka

Menjadikan Birokrasi Sebagai Institusi Terbuka

Dengan adanya transparasi atau keterbukaan, kinerja birokrasi dapat dilihat atau diakses langsung oleh masyarakat. Tentang apa yang sesungguhnya terjadi dalam suatu proses birokrasi, misalnya masyarakat harus hatu bagaimana suatu prosedur birokrasi lahir, bagaimana proses pembuatan proyek fasilitas umum, bagaimana tatacara pengurusan proses dokumen semacam sertifikat tanah, paspor dan sejenisnya secara apa adanya. Tentu saja, tentang bagaimana proses transparasi yang memungkinkan masyarakat memiliki akses untuk melihat kinerja dan regulasi tentang birokrasi itu perlu diatur dalam regulasi yang formal.

  1. Membangun Responsibilitas Birokrasi

Kita harus dapat menciptakan sikap dan kondisi aparatur yang bertanggung jawab (responsible) terhadap apa yang mereka putuskan dan perbuat. Dengan demikian, harus ada job description yang jelas dan diketahui para pengguna jasa dan pihak-pihak yang terkait dengan masing-masing tugas aparat (stakeholders), sehingga mereka dapat meminta dan menuntut aparatur birokrasi kerja sesuai tugasnya masing-masing yang telah ditetapkan. Tugas masing-masing aparat dan pejabat birokrasi sebaiknya diumumkan atau diberitahukan kepada publik di masing-masing kantor instansi, sehingga para pengguna jasnya dapat membaca atau mengetahui apa sajakah tugas mereka secara gamblang

baca juga :

Similar Posts