Nulis Suratnya Pakai Beibs Nggak?

Nulis Suratnya Pakai Beibs Nggak

Nulis Suratnya Pakai Beibs Nggak?

Nulis Suratnya Pakai Beibs Nggak
Nulis Suratnya Pakai Beibs Nggak

Banyak cara untuk mengenang sekaligus memperkenalkan jasa pahlawan pada generasi

muda agar membentuk karakter para penerus bangsa. Salah satunya yang dilakukan siswa SD 143 Kopo Jalan Ibu Inggit Garnasih, Kota Bandung. Mereka menulis ”Surat Cinta Untuk Ibu Bangsa”.

Igun Gunawan, Bandung

SUASANA ruangan di SD 143 Kopo, siang itu mendadak ramai. Puluhan pelajar kelas 6 SD

satu persatu mengambil kertas HVS berisi gambar sosok Inggit Garnasih dan Presiden Soekarno.

Mereka dipersilakan untuk menulis surat cinta. Tapi tunggu dulu, itu bukan untuk pacar, tapi untuk ibu bangsa Inggit Garnasih dalam kegiatan bertajuk ”Surat Cinta Untuk Ibu Bangsa” digagas Sekolah Ra’Jat Iboe Inggit Garnasih.

Gelak tawa tiba-tiba membahana, lantaran seorang siswa tiba-tiba nyeletuk. ”

Ini teh kan lagi Valentine. Nulis suratnya boleh pake beibs nggak?” ujarnya.

Sontak saja siswa berbaju putih merah yang sedang serius untuk merangkai kata kata itu tiba-tiba dibuat tertawa terbahak-bahak. Keceriaan mereka terus berlanjut, meski dalam pikirannya mungkin saja sedang mencari diksi yang tepat untuk mencurahkan perasaan mereka pada Inggit. Sosok yang mereka kenal hanya dari foto yang terpampang di atas meja kayu sebagai alas mereka belajar.

Andi Syarif, salah seorang pengelola SR Iboe Inggit Garnasih menjelaskan acara semacam itu memang sengaja digelar untuk lebih mengenakan sosok Inggit Garnasih pada generasi muda. Dia menyebutkan kegiatan serupa pernah dia buat pada 2017 lalu.

”Tujuannya agar siswa bisa mengenal lebih jauh sosok Ibu Inggit sebagai seorang pejuang kemerdekaan,” kata Sandi yang juga koordinator kegiatan.

Surat-surat cinta itu, nantinya akan dipilih yang terbaik. Kemudian sebut Sandi, saat dirinya berziarah ke makam Inggit Garnasih pada 17 Februari mendatang. Puisi itu nantinya akan dibacakan. ”Akan dipilih mana yang terbaik, untuk kemudian nanti dibacakan saat ziarah ke makam Ibu Inggit,” ungkapnya.

Disinggung kenapa memilih judul ”Surat Cinta untuk Ibu Bangsa”, dia menyebutkan 14 Februari momennya pas dengan hari Valentine.

”Anak-anak SD sekarang kan sudah mengenal cinta. Daripada mereka menulis surat cinta buat pacarnya, mendingan mereka nulis buat ibu bangsa,” sebutnya.

Baca Juga :