Pendidikan

Objek dan tujuan epistimologi

Objek dan tujuan epistimologi

Objek dan tujuan epistimologi

Objek dan tujuan epistimologi

Dalam kehidupan masyarakat sehari-hari

tidak jarang pemahaman objek disamakan dengan tujuan, sehingga pengertiannya menjadi rancu, bahkan kabur. Jika diamati secara cermat, sebenarnya objek tidak sama dengan tujuan. Objek sama dengan sasaran, sedangkan tujuan sama dengan harapan. Meskipun berbeda, tetapi objek dan tujuan memiliki hubungan yang berkesinambungan, sebab, objeklah yang menghantar tercapainya tujuan.

Menurut jujun s. suriasumatri beerupa,segenap proses yang terlibat dalam usaha kita untuk memperoleh pengetahuan inilah yang menjadi sasaran teori pengetahuan dan sekaligus berfungsi menghantarkan tercapainya tujuan, sebab tujuan sasaran itu merupakan suatu tahap pengantar yang harus dilalui dalam mewujudkan tujuan. Tanpa suatu sasran, mustahil tujuan bisa terealisir,sebaliknya tanpa tujuan, maka sasaran menjadi tidak terarah sama sekali.

Tujuan epistimologi bukan lah hal yang utama untuk menjawab pertanyaan, apakah saya dapat tahu? Tetapi untuk menemukan syarat-syarat yang mungkin dapat saya tahu, bahwa sanya epistimologi bukan untuk memperoleh pengetahuan meskipun keadaan ini tidak dapat dihindari, dan yang menjadi pusat perhatian dari tujuan epistimologi adalah  lebih penting dari itu, yaitu ingin memiliki potensi untuk memperoleh pengetahuan.


Baca Juga :

Similar Posts