Pendidikan

 Penggunaan Dana Bank

 Penggunaan Dana Bank

Setelah dana pihak ketiga (DPK) telah dikumpulkan oleh bank, maka sesui dengan fungsi intermediarynya maka bank berkewajiban menyalurkan dana tersebut untuk pembiayaan. Dalam hal ini, bank harus mempersiapkan strategi penggunaan dana-dana yang dihimpunnya sesuai dengan rencana alokasi berdasarkan kebijakan yang telah digariskan. Alokasi dana ini mempunyai beberapa tujuan yaitu:[9]

  1. Mencapai tingkat profitabilitas yang cukup dan tingkat resiko yang rendah.
  2. Mempertahankan kepercayaan masyarakat dengan menjaga agar posisi likuiditas tetaap aman.

Untuk mencapai kedua keinginan tersebut maka alokasi dana-dana bank harus diarahkan sedemikian rupa agar pada saat diperlukan semua kepentingan nasabah dapat terpenuhi. Alokasi penggunaan dana bank syari’ah pada dasarnya dapat dibagi dalam dua bagian penting dari aktiva bank yaitu:

  1. Earning Assets (aktiva yang menghasilkan)

  2. Non Earning Assets (aktiva yang tidak menghasilkan)

Aktiva yang dapat menghasilkan atau Earning Assets adalah asset bank yang digunakan untuk menghasilkan pendapatan. Asset ini disalurkan dalam bentuk investasi yang terdiri atas:

  1. Pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah)
  2. Pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaan (musyarakah)
  3. Pembiayaan berdasarkan jual beli (Al Bai’)
  4. Pembiayaan berdasarkan prinsip sewa (ijarah)
  5. Surat-surat berharga syari’ah dan investasi lainnya

sumber :
https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/seva-mobil-bekas/

Similar Posts