Pengukuran Dan Penilaian Kinerja Keuangan Serta Analisisnya 

Pengukuran Dan Penilaian Kinerja Keuangan Serta Analisisnya 

Pengukuran Dan Penilaian Kinerja Keuangan Serta Analisisnya

Pengukuran Dan Penilaian Kinerja Keuangan Serta Analisisnya 
Pengukuran Dan Penilaian Kinerja Keuangan Serta Analisisnya

Kinerja Keuangan

perusahaan dan pengukuran serta evaluasi kinerja sangatlah berkaitan erat. Pengukuran kinerja (performing measurement) yaitu kualifikasi dan efisiensi serta efektivitas perusahaan dalam pengoperasian bisnis selama periode akuntansi. Sedangkan berdasarkan

Srimindarti (2006:34)

Penilaian kinerja yaitu penentuan efektivitas operasional, organisasi, dan karyawan berdasarkan sasaran, standar dan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya secara periodik.

Pengukuran kinerja dipakai perusahaan untuk melaksanakan perbaikan atas aktivitas operasionalnya biar bisa bersaing dengan perusahaan lain. Analisis kinerja keuangan yaitu proses pengkajian secara kritis terhadap review data, menghitung, mengukur, menginterprestasi, dan memberi solusi pada keuangan perusahaan pada suatu periode tertentu.

Bagi investor, manfaat isu wacana kinerja keuangan yaitu untuk melihat apakah investor akan mempertahankan investasi pada perusahaan tersebut atau mencari alternatif lain.Jika kinerja perusahaan baik maka nilai perjuangan akan tinggi. Dengan nilai perjuangan yang tinggi menciptakan para investor melirik perusahaan tersebut untuk menanamkan modal sehingga akan terjadi kenaikan harga saham.

Bagi perusahaan, isu kinerja keuangan perusahaan bisa dimanfaatkan untuk hal-hal berikut ini:
Untuk mengukur prestasi yang dicapai oleh organisasi dalam suatu periode tertentu yang mencerminkan tingkat keberhasilan pelaksanaan kegiatannya.

Untuk melihat kinerja organisasi secara keseluruhan

Untuk menilai donasi suatu bab dalam pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan.
Digunakan sebagai dasar penentuan seni administrasi perusahaan untuk masa mendatang.
Memberi petunjuk dalam pembuatan keputusan dan aktivitas organisasi pada umumnya dan divisi organisasi pada khususnya.
Sebagai dasar penentuan budi penanaman modal biar bisa meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan.

Analisis Kinerja Keuangan

Berdasarkan tekniknya, analisis keuangan sanggup dibedakan menjadi:
Analisis Perbandingan Laporan Keuangan, yaitu teknik analisis dengan cara membandingkan laporan keuangan dua periode atau lebih dengan menawarkan perubahan, baik dalam jumlah (absolut) maupun persentase (relatif).
Analisis Break Even, yaitu teknik analisis untuk mengetahui tingkat penjualan yang harus dicapai biar perusahaan tidak mengalami kerugian.

Analisis Tren (tendensi posisi), yaitu teknik analisis untuk mengetahui tendensi keadaan keuangan apakah menawarkan kenaikan atau penurunan. Analisis Sumber dan Penggunaan Kas, yaitu teknik analisis untuk mengetahui kondisi kas disertai alasannya terjadinya perubahan kas pada suatu periode tertentu.
Analisis Perubahan Laba Kotor, yaitu teknik analisis untuk mengetahui posisi keuntungan dan alasannya terjadinya perubahan laba.

Analisis Persentase per-Komponen (common size), yaitu teknik analisis untuk mengetahui persentase investasi pada setiap aktiva terhadap keseluruhan atau total aktiva maupun hutang. Analisis Sumber dan Penggunaan Modal Kerja, yaitu teknik analisis untuk mengetahui besarnya sumber dan penggunaan modal kerja melalui dua periode waktu yang dibandingkan.
Analisis Rasio Keuangan, yaitu teknik analisis keuangan untuk mengetahui kekerabatan antara pos tertentu dalam neraca maupun laporan keuntungan rugi baik secara individu maupun secara simultan.

Sumber: https://www.seputarpengetahuan.co.id/2017/11/pengertian-integritas-fungsi-tujuan-manfaat-ciri-ciri-pribadi.html