Pendidikan

Peranan Coelenterata

Peranan Coelenterata

Peranan Coelenterata

Peranan Coelenterata

Coelenterata terutama kelas Anthozoa yaitu

koral atau karang merupakan komponen utama pembentuk ekosistem terumbu karang. Ekosistem terumbu karang merupakan tempat hidup beragam jenis hewan dan ganggang.


Keanekaragaman organisme terumbu karang yang paling tingg terdapat di Asia Tenggara, dari Filipina dan Indonesia hingga Great Barier Reef di Australia. Dua puluh lima persen ikan yang dikonsumsi manusia juga hidup pada ekosistem ini.


Selain itu, terumbu karang sanga indah sehingga dapat di jadikan objek wisata. Karang di pantai sangat bermanfaat sebagai penahan ombak untuk mencengah pengikisan pantai.


  • Koral (Karang)

Koral atau karang cara hidupnya berkoloni membentuk massa yang kaku dan kuat. Massa itu sebenarnya karang kapur yang dibentuk oleh generasi polip. Koral yang sudah mati, rangka kapurnya akan menjadi batu karang/terumbu. Ada tiga tipe batu karang, yaitu karang pantai, karang penghalang dan karang atol.


Ciri-Ciri Coelenterata

Coelenterata memiliki ciri khas dengan karakteristik dari hewan seluruh hewan coelenterate. Ciri-ciri coelentrata umum ialah sebagai berikut.

  • Multiseluler dan radial simtris (memotong bidang melalui pusat menciptakan segmen identik mereka memiliki bagian atas dan bawah tapi tidak ada sisi).
  • Merupakan hewan invertebrata.
  • Memiliki bentuk seperti tabung.
  • Dikelilingi tentakel di sekitar mulut.
  • Lapisan tubuh coelenterate terdiri jaringan luar (eksoderm), jaringan dalam (endoserm), serta sistem otot yang membujur dan menyilang (mesoglea).
  • Memiliki knidoblast, yakni sel eksoderm yang berisi racun yang berduri disebut dengan nematocyst.
  • Hidup di air tawar, air laut, secara solider (melekat pada dasar perairan) dan berkoloni.
  • Memiliki sel penyengat (nematosis).
  • Merupakan hewan karnivora (memakan invertebrate kecil).
  • Tidak memiliki organ atau sistem organ.
  • Tidak memiliki otak, namun hanya impuls saraf yang berjalan melalui tubuh mereka dan bisa mendeteksi sinyal di lingkungannya.
  • Sistem pencernaan coelenterate, di eksoderm terdapat tentakel berbentuk gelembung disebut Hipnotoxin yang memiliki kait-kait dari benang. Bila menangkap mangsa tentakel menarik makanan kea rah mulut dan mendorongnya ke dalam rongga tubuh. Makanan dicerna oleh enzim yang akan beredar ke seluruh rongga tubuh dan lemudian diserap oleh endoderm. Sistem pencernaan coelenterate disebut dengan gastrovaskuler.
  • Sistem pernapasan ialah sistem saraf difus ( baur ).
  • Coelenterata memiliki alat gerak yang berupa tentakel.

Sumber: https://www.cyberpost.co.id/2020/04/24/magisto-video-editor-apk/

Similar Posts