Perkebunan

Permintaan Uang dalam Ekonomi Islam

Permintaan Uang dalam Ekonomi Islam

Permintaan Uang dalam Ekonomi Islam

Permintaan Uang dalam Ekonomi Islam
Permintaan Uang dalam Ekonomi Islam

Fungsi Uang Dalam Ekonomi Islam:

  • Sarana penukar
  • Penyimpan Nilai
  • Bukan barang dagangan/komoditi

Teori Permintaan Uang Menurut Mazhab Iqtishoduna

Md       = Md trans + Md Prec

  • Menurut mazhab ini, permintaan uang hanya ditujukan untuk transaksi dan berjaga-jaga atau untuk investasi.
  • Permintaan uang untuk transaksi merupakan fungsi dari  tingkat pendapatan yang dimiliki oleh seseorang (berhubungan positif)

Permintaan Uang menurut Mazhab Mainstream

Md       = Md trans + Md Prec

Md       = f (Y/μ)

Dimana :

Md       = Permintaan Uang dalam masyarakat Islam

Y          = Pendapatan

μ          = tingkat biaya karena menyimpan uang dalam bentuk kas

 

  • Menurut Metwally permintaan uang dikategorikan untuk transaksi dan berjaga-jaga
  • Landasan filosofis dari teori dasar permintaan uang untuk berjaga-jaga, bahwa Islam mengarahkan sumber daya yang ada untuk alokasi secara maksimum dan efisien.Pelarangan penimbunan Uang atau Hoarding money merupakan kejahatan penggunaan uang yang harus diperangi.
  • Pengenaan pajak terhadap aset produktif yang menganggur merupakan strategi utama yang digunakan mazhab ini.

 

 

Permintaan Uang menurut Mazhab Alternatif

Md       = f (rb, y,p,S,X,Y)[θ]

+  + – + + +

Dimana :

rb         = rasio bagi hasil antara shahibul maal dan                   mudaharib dalam bank atau lembaga                                      keuangan

S          = Total pengeluaran nasional

y          = Pendapatan riel

P          = tingkat harga atau inflasi

X          = Variabel sosio ekonomi

Y          = Kebijakan pemerintah

  • Menurut Choudhury, (1997), permintaan uang adalah representasi dari keseluruhan kebutuhan transaksi dalam sektor riil. Semakin tinggi kapasitas dan volume sektor riil meningkat, maka permintaan uang akan meningkat

Baca Juga :

Similar Posts