SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Dominasi Juara Paduan Suara, Kaligrafi dan Tapak Suci Gebyar Syiar se-Solo

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Dominasi Juara Paduan Suara, Kaligrafi dan Tapak Suci Gebyar Syiar se-Solo

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Dominasi Juara Paduan Suara, Kaligrafi dan Tapak Suci Gebyar Syiar se-Solo

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Dominasi Juara Paduan Suara, Kaligrafi dan Tapak Suci Gebyar Syiar se-Solo
SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Dominasi Juara Paduan Suara, Kaligrafi dan Tapak Suci Gebyar Syiar se-Solo

SD Muhammadiyah 1 Ketelan dominasi juara pada lomba gebyar syiar yang diadakan SMP

Muhammadiyah 1 Simpon, Sabtu (16/2/2019).

Lomba tersebut merupakan ajang prestasi memperebutkan piala Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan piala PDM Kota Surakarta, di samping hadiah uang pembinaan dan sertifikat bergengsi.

Sekolah yang berjulukan SD Muh 1, Yang saat ini menyandang Sekolah Dasar Swasta Rujukan (SDSR), Sekolah Pendidikan Karakter berbasis TIK dan Budaya, berhasil menggondol Juara satu diraih oleh tim paduan suara dan kaligrafi. Untuk cabang lomba Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM), meraih juara 3.
Baca Juga : Terduga Teroris Itu Guru TPA dan Suka Ajak Futsal Anak-anak

Keberhasilan tersebut tentu diraih dengan strategi dan cara yang tidak mudah.

Selama saya mengawal membina lomba paduan suara, ternyata latihan di dalam ruangan dengan ruangan yang terbuka berbeda menghasilkan suara, baik power atau volume yang maksimal. Latihannya sudah ada sebanyak 14 kali.
Baca Juga : Polisi Tolak Gugatan Pra Peradilan dalam Kasus Tabrak Lari

”Proses latihan sengaja dilakukan indoor dan outdoor untuk meningkatkan mental

mereka ketika tampil di depan khalayak ramai, al Hamdulillah, merasa sangat senang dan bersyukur sekali anak-anak bisa mendapatkan hal yang terbaik juara 1,” ujar Yuliarto Wiku Prabowo, pelatih paduan suara dan pendamping lomba.

Dengan anak-anak mengikuti paduan suara, misalnya bisa mengembangkan bakat dan potensi yang ada. Menyanyikan dengan penuh penghayatan disertai gerakan yang rampak, ekspresi yang lincah. Materi yang dinyanyikan lagu wajib Nasional, Tanah Airku dan lagu pilihannya Lir ilir.
Baca Juga : Perlu Tidak Rangking bagi Anak? Simak Kata Pakar Ini

Sementara itu, Kepala Sekolah Sri Sayekti, berharap kepada para jawara untuk tidak cepat puas dengan hasil ini.

“Selamat dan sukses, terima kasih bapak ibu yang telah mendampingi anak-anak dengan baik, semoga disusul prestasi-prestasi yang lainnya, terima kasih,” tambahnya. Triawati PP

 

Sumber :

https://www.getoutfox.com/forum/index.php?/profile/3134-ojelhtcmandiri/