Sikap dan Penampilan Profesional, Kepribadian, Penampilan dan Cara Bekerjasama dengan Orang Lain

Sikap dan Penampilan Profesional, Kepribadian, Penampilan dan Cara Bekerjasama dengan Orang Lain

Sikap dan Penampilan Profesional, Kepribadian, Penampilan dan Cara Bekerjasama dengan Orang Lain

Sikap dan Penampilan Profesional, Kepribadian, Penampilan dan Cara Bekerjasama dengan Orang Lain
Sikap dan Penampilan Profesional, Kepribadian, Penampilan dan Cara Bekerjasama dengan Orang Lain
Seorang yang profesional, selain memiliki keterampilan yang memadai untuk melaksanakan tugasnya, juga harus memiliki sikap-sikap positif dalam menjalankan profesinya. Sikap dasar yang harus dimiliki tergambar dalam 3 aspek, yaitu kepribadian, penampilan, dan caranya bekerjasama dengan orang lain di lingkungannya.

Kepribadian

Kepribadian adalah suatu aspek kejiwaan yang dimiliki seseorang, yang memiliki peranan sangat penting dalam kehidupannya. Kepribadian tampak dalam sikap, perilaku dan tutur bahasa individu tersebut. Sikap terbentuk oleh adanya kebiasaan atau pengalaman, karenanya sikap bisa diubah. Kepribadian yang diharapkan dari seseorang yang profesional antara lain:
Sopan santun dan ramah tamah
Beberapa contoh kesan seseorang yang sopan dan ramah adalah:
  • Ketika berbicara, suaranya jelas dan memiliki irama yang menyenangkan.
  • Selalu tersenyum saat berbicara.
  • Mengucapkan salam kepada setiap orang yang ditemui.
  • Tidak memotong pembicaraan orang lain.

Jujur dan selalu siap menolong

Jujur adalah selalu berkata benar sesuai tuntutan hati nurani. Orang yang jujur tidak akan mengambil apapun yang bukan haknya, sehingga ia selalu terasa menyenangkan bagi orang di sekitarnya. Kejujuran dapat membuat seseorang dipercaya dalam melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya.

Tepat waktu

Tepat waktu diperlukan dalam bekerja dan memberikan pelayanan profesi kepada orang lain. Orang yang tidak tepat waktu seringkali merugikan bagi orang lain, terutama relasinya. Dapat dibayangkan betapa kecewanya orang lain yang kita biarkan menunggu, karena kita datang terlambat dari waktu yang telah dijanjikan. Padahal, bisa saja orang yang harus menunggu kita juga memiliki keperluan lain yang tidak kalah pentingnya.
Menjaga Perasaan orang lain dan memiliki rasa toleransi
Dalam berinteraksi secara profesional, kita wajib menjaga perasaan orang yang bekerja sama dengan kita, dengan cara berempati kepada orang tersebut. Mungkin ia membutuhkan bantuan dan perhatian, atau bahkan memiliki masalah pribadi sehingga kita harus memperlakukannya dengan sebaik-baiknya dan penuh pengertian.
Mampu mengendalikan emosi
Seorang yang profesional mampu menjaga emosinya dengan baik. Ia diharapkan tidak mudah untuk bertindak secara berlebihan dalam segala situasi. Semua yang dihadapinya, baik itu klien atau teman seprofesi, dapat ditangani dengan tenang dan penuh kesabaran. Ketenangan dalam berinteraksi dapat membantu kita untuk mencapai hasil yang maksimal.

Penampilan

Penampilan adalah gambaran fisik yang bisa dilihat secara fisik/kasat mata oleh orang lain. Penampilan yang benar adalah bila ada keserasian dengan kepribadian, serta keserasian warna dan bentuk tubuh dari orang yang mengenakannya. Penampilan yang menunjukkan profesionalisme seseorang bisa terlihat dari:
Keadaan tubuh, yaitu:
  • Cara berpakaian (tata busana).
  • Tata rias (rambut, wajah, kumis, dan sebagainya).
  • Kebersihan rambut, tangan, dan kaku.
  • Kesehatan: gigi, kulit, tubuh.

Kebiasaan, meliputi:

  • Kebiasaan merokok.
  • Cara bersin.
  • Cara membuang sampah sembarangan.
  • Cara duduk, berdiri, berbicara, dan berjalan.

Cara bekerjasama dengan orang lain

Pada dasarnya, seorang individu tidak mampu hidup sendiri, sebab ia akan selalu membutuhkan orang lain untuk bisa memenuhi kebutuhannya. Dengan bekerjasama, banyak manfaat yang diperoleh, seperti: dapat membantu memecahkan masalah, menambah keyakinan akan kemampuan, bisa menciptakan iklim kerja yang sehat, dan mengurangi beban kerja yang berat. Seseorang profesional akan mampu bekerjasama dengan orang lain dalam tim (mampu menyesuaikan diri dengan baik), sehingga dengan mudah bisa mencapai tujuan yang diharapkannya.
Baca juga: