Kuliner

Unsur-Unsur Kalimat

Unsur-Unsur Kalimat

Dalam menuliskan kalimat dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar maka kita harus ketahui unsur-unsur yang biasanya dipakai dalam sebuah kalimat. Dalam bahasa Indonesia digunakan aturan SPO atau SPOK(Subjek, Predikat, Objek atau Subjek, Predikat, Objek, Keterangan).

Berikut beberapa unsur kalimat :

1.      Subjek (S)

Subjek adalah unsur pokok yang terdapat pada sebuah kalimat di samping unsurpredikat. Dengan mengetahui ciri-ciri subjek secara lebih terperinci, kalimat yang dihasilkan dapat terpelihara strukturnya.

Ciri-ciri subjek sebagai berikut :

a.    Jawaban atas Pertanyaan Apa atau Siapa

Penentuan subjek dapat dilakukan dengan mencari jawaban atas pertanyaan apa atau siapa yang dinyatakan dalam suatu kalimat. Untuk subjek kalimat yang berupa manusia, biasanya digunakan kata tanya siapa.

Contoh : Paijo adalah seorang guru

b.      Disertai Kata Itu

Kebanyakan subjek dalam bahasa Indonesia bersifat takrif (definite). Untuk menyatakan takrif, biasanya digunakan kata itu. Subjek yang sudah takrif misalnya nama orang, nama negara, instansi,atau nama diri lain tidak disertai kata itu.

Contoh : Buku itu dibeli oleh Tukimin

c.         Didahului Kata Bahwa

Di dalam kalimat pasif kata bahwa merupakan penanda bahwa unsur yang menyertainya adalah anak kalimat pengisi fungsi subjek. Di samping itu, kata bahwa juga merupakan penanda subjek yang berupa anak kalimat pada kalimat yang menggunakan kata adalah atau ialah.

Contoh :

Bahwa pengurus SEMA harus segera dibentuk pada rapat hari ini.

o Saya mengatakan bahwa Super Junior adalah boyband favoritku.

d.      Mempunyai Keterangan Pewatas Yang

Kata yang menjadi subjek suatu kalimat dapat diberi keterangan lebih lanjut dengan menggunakan penghubung yang. Keterangan ini dinamakan keterangan pewatas.

Contoh : Mahasiswa yang ingin lulus harus mengikuti ujian.

e.       Tidak Didahului Preposisi

Subjek tidak didahului preposisi, seperti daridalamdikekepadapada. Orang sering memulai kalimat dengan menggunakan kata-kata seperti itu sehingga menyebabkan kalimat-kalimat yang dihasilkan tidak bersubjek.

f.       Berupa Nomina atau Frasa Nominal

Subjek kebanyakan berupa nomina atau frasa nominal. Di samping nomina, subjek dapat berupa verba atau adjektiva, biasanya, disertai kata penunjuk itu.

Contoh : Bermain itu menyenangkan.

2.      Predikat (P)

Predikat juga merupakan unsur utama suatu kalimat di samping subjek. Predikat berfungsi menjelaskan subjek.

Ciri-ciri predikat adalah sebagai berikut :

a.       Jawaban atas Pertanyaan Mengapa atau Bagaimana

Dilihat dari segi makna, bagian kalimat yang memberikan informasi atas pertanyaan mengapa atau bagaimana adalah predikat kalimat. Pertanyaan sebagai apa atau jadi apa dapat digunakan untuk menentukan predikat yang berupa nomina penggolong (identifikasi). Kata tanya berapa dapatdigunakan untuk menentukan predikat yang berupa numeralia (kata bilangan) atau frasa numeralia.

Pos-pos Terbaru

 

Similar Posts