Warga Kota Bogor Diet Kantong Plastik

12 Hari Lagi Warga Kota Bogor Diet Kantong Plastik

 Warga Kota Bogor Diet Kantong Plastik

 

12 Hari Lagi Warga Kota Bogor Diet Kantong Plastik

Kurang dari dua pekan lagi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menerapkan kebijakan baru mengenai pengurangan penggunaan kantong plastik di pusat perbelanjaan dan toko modern.

Peraturan Walikota

Hal itu tertuang jelas dalam Peraturan Walikota (Perwali) Kota Bogor Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik yang akan diberlakukan mulai 1 Desember 2018.

Diet (pengurangan) kantong plastik ini bertujuan untuk melindungi wilayah daerah kota dari pencemaran dan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh penggunaan kantong plastik. Kemudian, menjamin kelangsungan kehidupan makhluk hidup dan kelestarian ekosistem.

Pengurangan penggunaan kantong plastik juga dapat menjamin keselamatan, kesehatan, dan kehidupan warga daerah kota dari ancaman pencemaran dan/atau kerusakan
lingkungan hidup, yang disebabkan oleh penggunaan kantong plastik.

Tujuan lain, dapat juga menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup, mencapai keserasian, keselarasan, dan keseimbangan lingkungan hidup, sehingga menjamin generasi masa depan dalam penggunaan kantong plastik dan menjamin pemenuhan dan perlindungan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat bagi warga daerah kota akibat penggunaan kantong plastik tersebut.

Pemkot Bogor dalam hal ini memiliki tugas terselenggaranya kebijakan diet kantong plastik tersebut

Dengan demikian kebijakan itu pun dapat menumbuhkembangkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam hal pengurangan penggunaan kantong plastik. Pemerintah juga perlu memfasilitasi, mengembangkan, dan melaksanakan upaya pengurangan penggunaan kantong plastik dengan melakukan koordinasi antar perangkat daerah, masyarakat dan para pelaku usaha. kata kata bahasa inggris beserta artinya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor

Elia Buntang mengatakan, hingga saat ini segala persiapan dan sosialisasi terus dilakukan pihaknya kepada masyarakat dan para pelaku usaha. Ada sebanyak 23 pusat perbelanjaan dan toko modern yang sudah menyambut baik kebijakan diet kantong plastik ini.

“Masih sosialisasi terus, totalnya ada 23 gerai. Termasuk kepada pengelola minimarket yang ada di Kota Bogor karena semuanya sudah siap, sosialisasi pun sudah hanya tinggal menunggu pelaksanaanya saja,” terangnya saat diwawancara, Senin (19/11/2018) sore.

Inisiatif daerah soal larangan penggunaan kantong plastik sebelumnya juga telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Banjarmasin, Balikpapan dan Bandung. Selain Kota Bogor, akan ada Kota Denpasar yang juga mulai melarang penggunaan kantong plastik pada 1 Januari 2019 mendatang.

Sementara itu

Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Bogor Mochamad Ade Nugraha menambahkan, volume sampah di Kota Bogor mencapai 700 ton per hari, 100 ton di antaranya adalah sampah plastik.

“Sampah plastik butuh waktu 200 tahun agar bisa terurai. Oleh karena itu, pelarangan kantong plastik ini diharapkan bisa mengurangi sampah tersebut, sehingga kerusakan lingkungan dapat diminimalisir,” katanya.

Ke depan, pemerintah berharap, tak hanya di mal dan ritel modern saja, semoga diet kantong plastik tersebut bisa menyasar masuk ke pasar tradisional.